web widgets

Kamis, 15 Januari 2015

Otomasi Industri

Otomasi Industri merupakan teknik yang digunakan oleh industri untuk memperkecil biaya produksi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi. Ditinjau dari sisi teknologi, Otomasi Industri merupakan integrasi antara teknologi mekatronika, teknologi komputer dan teknologi informasi.

Tujuan Otomasi Industri

Teknologi otomasi desain biasanya cukup matang dan dapat secara efektif digunakan untuk meningkatkan pengembangan produk. Harga menurun dengan cepat membuat alat-alat otomatisasi desain ini lebih banyak dan lebih hemat biaya bagi organisasi yang lebih kecil. Namun, ketersediaan dan efektivitas bukanlah masalah penting. Secara umum, kemampuan teknologi yang tersedia melebihi kemampuan sebagian besar organisasi untuk secara efektif menerapkan dan menggunakan teknologi tersebut secara terpadu, cara luas. Tantangan terbesar dalam pelaksanaan tidak ada teknologi, tetapi dalam mengatasi hambatan dan organisasi perlawanan untuk mengubah keadaan dilakukan. Perubahan ini akan menjadi penting untuk tingkat kinerja tinggi. Mengingat kondisi saat ini praktek-praktek pengembangan produk dan teknologi, yang lebih penting ada kesempatan perbaikan dengan proses yang lebih baik dan pendekatan organisasi.

Namun, definisi berorientasi mempertahankan produk dan perancangan proses informasi secara elektronik memerlukan sejumlah teknologi pendukungSelanjutnya, teknologi pulau-pulau ini harus dikaitkan secara fisik, organisasi dan elektronik untuk mencapai integrasi data ini. Teknologi ini meliputi:

• CAD / CAE dengan makanan padat fitur pemodelan dan representasi sebagai mekanisme untuk mendefinisikan dan memelihara informasi desain produk elektronik dan analisis yang luas dan simulasi produk di awal siklus pengembangan
• Data produk manajemen untuk mengelola data produk dalam bentuk digital, menyediakan manajemen konfigurasi data ini, dan memfasilitasi proses pembangunan alur kerja
• Otomatisasi proses desain, spesifikasi dan proses perencanaan manufaktur melalui definisi desain berorientasi informasi dan sarana seperti komputer-proses dibantu perencanaan (CAPP) dan perangkat workcell pemrograman (misalnya, NC, robot, dan dibantu komputer inspeksi dan alat uji)
• Komunikasi data dan pertukaran informasi desain produk secara internal dan eksternal dengan para pemasok dan pelanggan
Saat ini teknologi dan konsep integrasi secara efektif digunakan, mereka akan memperbaiki komunikasi produk dan perancangan proses dalam fungsi rekayasa, di perusahaan maupun eksternal dengan pemasok dan pelanggan.





CAPP (COMPUTER-AIDED PROCESS PLANNING)

CAPP adalah teknologi yang sangat efektif untuk manufaktur diskrit dengan sejumlah produk dan langkah-langkah proses. Langkah pertama CAPP adalah pelaksanaan GT atau FT klasifikasi dan pengkodean. Komersial perangkat lunak yang tersedia saat ini ada untuk mendukung kedua GT dan CAPP. Akibatnya, banyak perusahaan dapat mencapai keuntungan dari GT dan CAPP dengan biaya dan risiko minimal.
Banyak produsen telah mengejar jalur evolusi untuk meningkatkan perencanaan dan proses komputerisasi dalam lima tahap sebagai berikut:
Tahap I - Manual klasifikasi; proses standar rencana
Tahap II - rencana proses dipertahankan Komputer
Tahap III - Variant CAPP
Tahap IV - Generative CAPP
Tahap V - Dinamis, generatif CAPP

Proses Perencanaan CAPP

Proses perencanaan meliputi kegiatan dan fungsi untuk menyiapkan serangkaian rencana rinci dan instruksi untuk menghasilkan sebuah bagian. Perencanaan dimulai dengan gambar-gambar teknik, spesifikasi, bagian-bagian atau material daftar dan prediksi permintaan. Hasil dari perencanaan adalah:
1. Rute yang menetapkan operasi, urutan operasi, pusat-pusat kerja, standar, perkakas dan routing fixtures.
2. Rencana proses yang biasanya menyediakan lebih rinci, langkah-demi-langkah instruksi kerja.
3. Fabrikasi dan perakitan untuk mendukung pembuatan gambar.

Manfaat CAPP

Manfaat yang signifikan dapat hasil dari pelaksanaan CAPP. Dalam survei terperinci dua puluh dua besar dan perusahaan kecil menggunakan tipe CAPP generatif sistem, berikut penghematan biaya diperkirakan dicapai:
• 58% pengurangan dalam proses perencanaan usaha
• 10% tabungan tenaga kerja langsung
• 4% penghematan bahan
• 10% tabungan di memo
• 12% tabungan di tooling
• 6% pengurangan work-in-proses

Selain itu, terdapat manfaat tak berwujud sebagai berikut:

• Mengurangi proses perencanaan dan produksi leadtime; lebih cepat menanggapi perubahan rekayasa
• Rencana proses yang lebih besar konsistensi; akses up-to-date informasi di dalam database utama
• Perbaikan prosedur dan memperkirakan biaya lebih sedikit kesalahan perhitungan
• Lebih lengkap dan terinci rencana proses
• Peningkatan kapasitas produksi dan pemanfaatan penjadwalan
• Meningkatkan kemampuan untuk memperkenalkan teknologi manufaktur baru dan cepat proses update berencana untuk memanfaatkan teknologi ditingkatkan


CAE (COMPUTER AIDED ENGINEERING)

Computer-aided engineering (sering disebut sebagai CAE) adalah penggunaan untuk mendukung dalam tugas-tugas perencanaan, diagnosis, dan perbaikan. Istilah CAE juga telah digunakan oleh beberapa di masa lalu untuk menggambarkan penggunaan teknologi komputer dalam rekayasa dalam arti yang lebih luas dari sekadar analisis rekayasa

CAE Bidang dan Fase

CAE daerah meliputi antara lain :
• pada komponen dan majelis menggunakan FEA
• Termal dan analisis aliran fluida (CFD);
• Mechanical acara simulasi (MES).
• Alat analisis untuk simulasi proses untuk operasi seperti dan mati tekan pembentukan dari produk atau proses

Secara umum, ada tiga tahapan dalam rekayasa dibantu komputer-tugas:
1. Pra-pengolahan - mendefinisikan model dan faktor-faktor lingkungan yang akan diberikan kepadanya.
2. Analisis pemecah
3. Post-pengolahan hasil

CAE dalam industri otomotif

CAE alat yang sangat banyak digunakan dalam Bahkan, mereka menggunakan mobil telah memungkinkan pengembangan produk untuk mengurangi biaya dan waktu sementara meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan daya tahan kendaraan yang mereka hasilkanKemampuan prediksi alat CAE telah berkembang ke titik di mana banyak dari desain verifikasi sekarang dilakukan dengan menggunakan simulasi komputer daripada fisik pengujian.

Senin, 12 Januari 2015

Teknik Otomasi…. Apa sih sebenarnya??



otomasiTernyata artikel ini banyak menjadi rujukan temen-temen calon mahasiswa yang masih awam dan ingin tahu lebih banyak tentang Teknik Otomasi. Okey, sedikit aku jelasin tentang teknik otomasi ya…. :)
Di luar negeri biasa disebut Automation Engineer. Merupakan disiplin ilmu yang mempelajari otomatisasi perangkat/sistem.Pemanfaatan sistem kontrol seperti halnya komputer yang digunakan untuk mengendalikan mesin-mesin industri dan kontrol proses untuk menggantikan operator tenaga manusia. Industrialisasi itu sendiri merupakan tahapan dalam pelaksanaan mekanisasi, dimana konsep mekanisasi tetap mesin-mesin industri dilakukan manusia sebagai operator dengan menempatkan mesin sebagai pembantunya sesuai dengan permintaan kerja secara fisik.
paling enak njelasinyya, bayangkan dalam pikiranmu sebuah Industri Perakitan Mobil
Kita lihat dalam sebagian proses produksi mobil menggunakan bantuan lengan lengan robot.Sedikit peran manusa disitu. Di bagian lain ada robot untuk pengecatan body mobil, pengelasan, untuk memindahkan satu kerangka mobil ke tempat produksi lain menggunakan Conveyor yang juga otomatis. Semua itu gambaran Otomatisasi Industri yang menjadi lahan pekerjaan seorang Sarjana Teknik Otomasi.
Contoh lain di PLN unit pembangkitan. Untuk mengontrol distribusi listrik dan mekanisme kerja pembangkitan di lapangan dilaksanakan melalui ruangan control. Ruangan kontrol berisi layar layar dan komputer serta bberapa orang yang mengamati berjalannya proses di monitor tersebut. ini yang disebut sbagai SCADA, suatu teknologi otomasi yang banyak digunakan saat ini. Bayangkan, untuk mengendalikan distribusi listrik se pulau jawa bali cukup dilakukan melalui sebuah layar monitor. tinggal klik disini, klik disana :) keren bukan :)

Atau mau contoh gambaran yang lebih keren? gambar diatas adaah suasana Control Room di NASA , USA. Seperti yang byasa kita lihat di film2 Holywod, Armagedon misalnya… bagaiamana pesawat, robot ruang angkasa itu bisa dikendalikan dan di monitoring dari Bumi?? ini bagian dari Telecontrol dan Telemetri. Pengendalian jarak jauh sangat mungkin dilakukan, semua orang yang ada di control room tersebut memonitor dan membantu mengendalikan perangkat luar angkasa yang sedang menjalankan misi. bayangkan ketika terjadi Masalah koneksi diantara control room dan awak luar angkasa >.<

Dan yang lagi populer sekrang adalah, rumah pintar (SMART HOME). Sebuah konsep rumah pintar full otomatis. Untuk membuka pintu kita tinggal berteriak “buka Pintu”, menyalakan TV, AC, Audio, membuka jendela hanya dengan remote.Atau bahkan ketika rumah ditinggalkan, masih dapat dikendalikan melalui SMS. Lampu taman, lampu ruangan otomatis bekerja saat waktu waktu yang sudah ditentukan. Sangat memanjakan bukan teknologi Otomasi itu? :)
Nah, sudah punya gambaran khan tentang teknik otomasi itu? :) lanjut ya… skrang mau ngenalin Teknik Otomasi nya PPNS, cekidot :D
Teknik Automasi adalah salah satu program studi yang ada di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) yang berada dibawah jurusan Teknik Kelistrikan Kapal.Menurut dosen pembimbingku, bapak Mat Syaiin (Dosen Pengantar Teknologi Industri) Teknik Automasi adalah teknik yang mempelajari teknik automatisasi perangkat manufaktur.Teknik otomasi yang ada di PPNS dikhususkan untuk bidang manufaktur Industri.Dalam Teknik Automasi mempelajari Mikrokontroller,Rangkaian Listrik,Robotika, dan PLC dll.
Teknik Otomasi adalah program studi yang mempelajari beberapa bidang pokok diantaranya :
1.Teknologi Mekanik (Mesin,Peralatan Industri,Pneumatic & Hidraulic ,dll)
2.Teknologi Informatika (Pemrograman Assembly,Visual Basic,SCADA dll)
3.Teknologi Elektronika (Elektronika Digital,Analog,Power Electrical,Robotika,dll)
Seorang Insinyur Teknik Otomasi harus menguasai Ketiga bidang tersebut.Hal ini yang menjadikan beberapa persepsi orang orang klo bidang Otomasi adalah bidang yang sulit untuk dipelajari.Namun konsekuensi dari itu semua, lapangan kerja dibidang ini sangatlah menjanjikan.Pernah saya mendapat informasi dari Kakak kelas yang bekerja di Offshore, seorang freshgraduate dai bidang ini dihargai perusahaan dengan gaji per bulannya 6 juta.bayangkan itu untuk level fresh graduate…bahkan apabila suda memiliki pengalaman kerja bisa mencapai 12-25 juta perbulan.Selain itu level pekerjaan bidang otomasi di Industri sangatlah nyaman.Insinyur Teknik Otomasi dapat bekerja pada Control Room yang mana merupakan ruang dengatn tingkat kebersihan tinggi.Walaupun begitu pekerja otomasi bisa saja bekerja di lapangan atau lingkungan yang kurang nyaman,namun tentu saja hal itu sebanding dengan gaji yang diterima.
Di dalam jurusan teknik otomasi sangatlah dituntut logika/nalar yang kuat .Karena di bidang ini nantinya kita akan mendesign sebuah peralatan ataupun maintenance sebuah peralatan otomatis yang mana dalam proses pembuatannya merupakan serangkaian logika kerja.Gambaran misalnya sebuah peralatan Penutup Botol Otomatis di Industri minuman.
Peraltan yang di design tentu saja membutuhkan logika kerja,sperti timing(waktu) botol masuk area pentutupan botol,kemudian timing botol berjalan masuk kardus,dll. Semuanya itu adalah alur proses logika yang sebenarnya bisa saja sederhana,namun juga bisa sangat kompleks tergantung dari kegunaan alatnya.
Teknik Otomasi diarahkan ke pembuatan/perancangan peralatan/sistem produksi di Industri.Unit produksi yang tidak dapat/kurang efektif dikerjakan manusia sedikit banyak mulai tergantikan dengan penggunaan mesin kontrol otomatis yang tentu saja memberikan banyak kelebihan seperti daya lelah yang hampir dipastikan tidak ada, dan ketepatan waktu produksi.